Recycle Bin adalah “tong sampah” berisi file-file sementara yang telah dihapus. Tong sampah ini sudah ada sejak Windows 95 sampai Windows 7.
Untuk mengosongkan “tempat sampah” ini, biasanya Anda mesti mengklik-kanan ikon Recycle Bin dan memilih “Empty Recycle Bin”. Jika cara ini terasa ribet, cobalah trik berikut.
1. Buka Registry Editor dengan cara mengklik “Start”, lalu ketik “regedit”.
2. Klik “HKEY_CLASSES_ROOT-*-Shellex-ContextMenuHandlers”.
3. Klik-kanan key “ContextMenuHandlers”, lalu pilih “New > Key” di menu yang muncul.
4. Ganti nama key yang baru dengan “{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}”.
5. Tutup Registry Editor.
6. Sekarang, klik kanan di sembarang file. Sebuah sub menu baru Empty Recycle Bin akan muncul. Klik saja menu itu untuk membersihkan tong sampah ke tempat pembuangan akhir.
Sumber: PCplus
Apa sih Save Our Network? Save Our Network adaLah sebuah bLog, dimana aku pengen saLing share & berbagi ilmu, khususnya iLmu tentang jaringan kepada tmen2.... Jangan pernah berpikir dunia jaringan itu sulit ... karena dunia jaringan itu menyenangkan ... tetep sehat... tetep smangat...!!!
Tampilkan postingan dengan label OptimaLisasi Windows. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OptimaLisasi Windows. Tampilkan semua postingan
Selasa, 15 Desember 2009
Mengunci Setting File Temporer Internet
Temporary Internet Files itu tempat berkumpulnya file-file dari internet yang lahir setiap kali Anda membuka suatu halaman web. File-file ini memang sengaja disimpan supaya saat Anda mengunjungi kembali halaman web yang sama, prosesnya bisa berjalan dengan lebih cepat.
Untuk mengubah setting Temporary Internet File tersebut, lakukan langkah berikut.
1. Pilih “Start > Control Panel > Network and Internet > Internet Options”.
2. Pada tab “General”, ada bagian yang mengatur setting Temporary Internet File tersebut.
Di sana terdapat dua pilihan, yaitu “Delete…” dan “Settings”. Pada pilihan “Delete”, Anda bisa menghapus semua file-file pada folder Temporary Internet Files. Sedangkan melalui pilihan “Settings”, Anda bisa mengatur berapa kapasitas maksimal yang bisa ditampung oleh folder Temporary Internet Files.
Supaya settingan ini tidak bisa digonta-ganti oleh orang lain, lakukan langkah berikut.
1. Jalankan Registry Editor.
2. Masuk ke key “HKEY_CURRENT_USER-SOFTWARE-Policies-Microsoft-Internet Explorer-Control Panel”.
3. Pada panel sebelah kanan, klik kanan, pilih “New > DWORD Value”, lalu beri nama Settings.
4. Klik ganda DWORD Value tersebut, lalu isikan angka 1.
5. Tutup Registry Editor.
Sekarang, jika Anda membuka Internet Options dan mengklik dua pilihan pada tab General bagian Temporary Internet Files, tidak akan berpengaruh apa-apa.
Sumber: PCplus
Untuk mengubah setting Temporary Internet File tersebut, lakukan langkah berikut.
1. Pilih “Start > Control Panel > Network and Internet > Internet Options”.
2. Pada tab “General”, ada bagian yang mengatur setting Temporary Internet File tersebut.
Di sana terdapat dua pilihan, yaitu “Delete…” dan “Settings”. Pada pilihan “Delete”, Anda bisa menghapus semua file-file pada folder Temporary Internet Files. Sedangkan melalui pilihan “Settings”, Anda bisa mengatur berapa kapasitas maksimal yang bisa ditampung oleh folder Temporary Internet Files.
Supaya settingan ini tidak bisa digonta-ganti oleh orang lain, lakukan langkah berikut.
1. Jalankan Registry Editor.
2. Masuk ke key “HKEY_CURRENT_USER-SOFTWARE-Policies-Microsoft-Internet Explorer-Control Panel”.
3. Pada panel sebelah kanan, klik kanan, pilih “New > DWORD Value”, lalu beri nama Settings.
4. Klik ganda DWORD Value tersebut, lalu isikan angka 1.
5. Tutup Registry Editor.
Sekarang, jika Anda membuka Internet Options dan mengklik dua pilihan pada tab General bagian Temporary Internet Files, tidak akan berpengaruh apa-apa.
Sumber: PCplus
Label:
OptimaLisasi Windows
Hemat Memori tanpa Cache File DLL
File DLL (Dinamic Link Libraries) adalah perpustakaannya Windows. Apa pun yang dibutuhkan Windows, bakal dicari di file berjenis DLL ini.
Saat program aplikasi dijalankan, file-file DLL yang menyertainya akan dipanggil ke dalam memori (RAM) dan terus berada di sana selama si program masih dijalankan. Kadang, beberapa program meninggalkan file DLL ini di memori, yang tentu saja akan memenuhi ruang memori.
Nah, supaya ruang memori terasa lebih lega, ikuti langkah berikut.
1. Klik “Start”, lalu ketikkan “regedit” untuk membuka jendela Windows Registry Editor.
2. Carilah alamat registry “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer”.
3. Di alamat tersebut, buat satu string value baru bernama “AlwaysUnloadDll”.
4. Berikan nilai 1 pada String value ini. Jika suatu saat Anda ingin menonaktifkannya, cukup ganti nilainya dengan 0.
5. Tutup jendela Registry Editor dan reboot komputer.
Mulai sekarang, caching file DLL akan dihindari dan ruang memori untuk program lain menjadi semakin besar.
Sumber: PCplus
Saat program aplikasi dijalankan, file-file DLL yang menyertainya akan dipanggil ke dalam memori (RAM) dan terus berada di sana selama si program masih dijalankan. Kadang, beberapa program meninggalkan file DLL ini di memori, yang tentu saja akan memenuhi ruang memori.
Nah, supaya ruang memori terasa lebih lega, ikuti langkah berikut.
1. Klik “Start”, lalu ketikkan “regedit” untuk membuka jendela Windows Registry Editor.
2. Carilah alamat registry “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer”.
3. Di alamat tersebut, buat satu string value baru bernama “AlwaysUnloadDll”.
4. Berikan nilai 1 pada String value ini. Jika suatu saat Anda ingin menonaktifkannya, cukup ganti nilainya dengan 0.
5. Tutup jendela Registry Editor dan reboot komputer.
Mulai sekarang, caching file DLL akan dihindari dan ruang memori untuk program lain menjadi semakin besar.
Sumber: PCplus
Label:
OptimaLisasi Windows
Langganan:
Postingan (Atom)